Mendompleng keresahan Gempa
Tidak berapa lama kemarin gempa cukup besar melanda pulau jawa, pusat gempa berada sekitar laut jauh dari selatan pulau jawa. Hal ini menimbulkan kegemparan sesaat pada kota-kota sekitarnya, seperti jakarta, bandung dan lain sebagainya. Namun apakah hal ini menjadi sebuah fenomena yang bisa dijadikan sebuah "boncengan" untuk menaikan rating sebuah website? Hal ini yang sebetulnya saya ingin bahas kali ini. Bayangkan bagaimana rasanya ketika kita terguncang oleh gempa? was was, itu sangat manusiawi, namun secara tidak sadar kita telah menjadi self aware terhadap fenomena ini. Biasanya setelah fenomena ini terjadi kita akan mencari tahu tentang penyebab, ciri, gejala ataupun berita mengenai fenomena ini. Dari hal tersebut apakah benar gempa bisa dipastikan kedatangannya? secara teori hal tersebut mungkin "biasanya terlihat dari catatan historical" namun bukan dalam rentang waktu yang pasti, hal ini terkadang membuat media massa "maaf sebelumnya" membuat berita yang keterlaluan, dalam sebuah situs berita ditayangkan bahwa akan ada gempa susulan hingga 8 sR. Wooow ,terbayang bagaimana semakin paranoid masyarakat membacanya, mungkin hebooh, yang lebih mungkin lagi adalah meningkatnya rating situs berita tersebut. Banyak dari artikel yang saya baca "maaf sebelumnya, karena saya juga bukan ahlinya" membuat saya lebih mengerti tenang apa itu gempa, bukan sekedar situs berita yang mencari sensasi dan mendompleng keresahan mengenai gempa yang malah mungkin membuat orang lebih paranoid lagi. Final Word, saya bukan ahli geologi malah hanya masyarakat bisa.