Only Few People who Woke Up In the Morning

December 21, 2007

Option GT Max 3.6 - Stress Test

Filed under: Kopi Pagi--, Self Project (O.S.S) - Danies Pahlevi @ 10:07 pm

Sudah sekian lama Option GT Max 3.6 ini sudah dirumah dan belum dioprek akhirnya malam ini bisa di test.

Hasil test tidak resmi saya pada laptop acer 6291 dengan IDM DU meter dan speedtest.com :

1. Sotware bawaan adalah  GlobeTrotter Connect 2, Tidak dapat lock sinyal 3G dengan cepat (agak lama pada awal koneksi) beberapa kali sim card tidak terdeteksi oleh aplikasi ini.

2. pengetesan menggunakan T-sel,XL,IM-3

3. Ketika Menggunakan IM-3 :

    - Kecepatan yang didapat tertera 2G (hanya dapat downlink 7kbps 4 kanal) dengan Apn yang dapat digunakan : indosatgprs, namun ketika mendapatkan 3G (jarang dapat terutama daerah pondok gede hanya dapat 7kbps 4 kanal) dengan Apn yang digunakan : indosat3G. koneksi buggy alias kurang stabil. 

    + Time based , dengan login dan pwd indosat@durasi

4. Ketika Menggunakan XL :

     + Kecepatan yang didapat tertera 3G dengan kecepatan tinggi (cepat untuk buka satu site www.starcraft2.com dgn flash, sayang pulsa keburu habis sebelum klik pada link lain)

     - volume based , dengan harga yang cukup menarik sayang kurang cocok untuk download.

5. Ketika Menggunakan T-sel

     + Kecepatan yang didapat tertera 3G (downlink 53kbps 8 kanal) dengan kecepatan tinggi bahkan untuk gprsnya  pun menggunakan EDGE (downlink 25kbps 8 kanal).

     + Time based , cocok untuk download.

     - Harga paketnya tergolong mahal. 

 

Idul Adha - On Jakarta isn’t that much to say

Filed under: Kopi Pagi-- - Danies Pahlevi @ 9:15 pm

Hari idul Adha selalu dinanti masyarakat banyak , terutama kepada yang beragama Islam. Banyak diantaranya pula menantikan bonus idul adha yaitu daging dari hewan yang telah disembelih. Memang hal tersebut tidaklah salah apabila dilihat dari berbagai sisi agama Islam berbagi adalah hal yang baik, terlebih dalam silaturahmi. Namun apa jadinya bila daging yang diterima terlalu banyak, maksudnya diberi oleh tetangga, teman dan saudara. Malah yang terjadi adalah timbulnya rasa mual (kebanyakan sih…). Malah kebanyakan makan (yang nampaknya tidak mungkin dimasak semua) jadi membuat penyakit kolesterol bersarang dalam diri.

Bila kita melirik sedikit kedalam masjid sekitar daerah kediaman kita, masih banyak orang yang membutuhkan mengantri hanya untuk daging hewan kurban tersebut, tidak disangkal banyak juga sampai berebut untuk mengambil daging kurban tersebut.

Sedikit rengungan untuk kita adalah jumlah penerima daging kurban semakin banyak , apakah hal ini menandakan menurunnya tingkat kesejahteraan lingkungan kita?

Lalu apakah ada penyalahgunaan / anomali dalam pembagian dan target pembagian?

ini hanya renungan idul adha disekitar jakarta. Bagaimana didaerah anda?